Monday, August 31, 2015

Travel Partner(s) Wanted

Walaupun suka traveling tapi sampai saat ini saya belum berani untuk jalan sendiri. Perjalanan akan terasa lebih seru kalau ada temannya. Selain karena tidak bisa baca petunjuk arah / peta dengan cepat dan yang paling penting takut ntar ga yang motoin saya, jadinya saya butuh travel partner at least 1 orang. Akan tetapi traveling bersama teman ini bisa berubah jadi tidak menyenangkan jika kita memilih travel partner yang salah.

Teman seperjalanan yang tepat akan sangat menentukan kelancaran dan kesuksesan acara traveling kita dan memilih travel partner yang sehati dan sejiwa itu susah. Lamanya pertemanan dan kedekatan tidak selalu berbanding lurus dengan tingkat kecocokan saat traveling. Jadi begitu ketemu travel partner yang nyaman jangan dilepaskan :D

Selama ini saya beberapa kali pergi dengan grup yang berbeda-beda. Jalan bareng temen-temen kuliah ke Bromo, liburan sama temen kantor ke Bali, Malang dan Manado, traveling sama keluarga ke beberapa kota / negara dan yang terakhir jalan-jalan sama suami sendiri. Dari semua perjalanan itu yang cukup bebas dari drama adalah saat jalan sama Jeng Vira si  Mermaid The Flaspacker.

Ketika jalan dengan teman-teman yang sudah kenal lama maupun yang baru akrab menyatukan visi dan misi liburannya itu tidak mudah, apalagi kalau tiap orang punya gaya yang beda. Ada yang maunya shopping, ada yang mau liat pemandangan alam, ada yang sukanya laut atau ada juga yang prefer stay di hotel, menikmati fasilitas hotel. Semuanya tambah ribet kalau maunya kemana-mana serombongan terus tapi dengan minat yang beda-beda itu tadi.

Setelah memilih travel partner, kita harus mengajaknya untuk membahas detail perjalanan, harus sepakat mengenai obyek-objek yang akan dikunjungi, di mana akan menginap dan alat transportasi yang akan digunakan. Membahas bersama detail-detail ini akan sangat efektif untuk menghindari konflik nantinya dan membuat perjalanan jauh lebih menyenangkan.

Kalau kalian travel partner paling pasnya siapa?

Partner bisnis yang tepat akan sangat menentukan kelancaran dan kesuksesan bisnis. - See more at: http://muhamadazhari.com/seputar-bisnis/mencari-partner-bisnis-yang-tepat/#sthash.mRCny6xc.dpuf
Partner bisnis yang tepat akan sangat menentukan kelancaran dan kesuksesan bisnis. - See more at: http://muhamadazhari.com/seputar-bisnis/mencari-partner-bisnis-yang-tepat/#sthash.mRCny6xc.dpuf

Wednesday, August 26, 2015

Essential Oils for Vacation


Agar perjalanan liburan berjalan lancar, salah satu yang perlu diperhatikan adalah saat packing barang-barang apa saja yang harus dibawa. Sudah sekitar 3 bulan ini saya keranjingan essential oils dari Young Living, jadi pas mau traveling agak bingung memilih oils apa yang harus dibawa sesuai kebutuhan dan juga untuk P3K, karena pengennya bawa semua. 

Berikut pasukan oils yang biasa saya bawa akhir-akhir ini :

1. Lemon
Kandungan vitamin C yang ada pada lemon sangat tinggi sehingga baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Sudah setahun ini hampir setiap pagi saya minum air perasan lemon dan hasilnya ngefek banget ngurangi serangan maag. Kalau lagi traveling susahlah ya bawa-bawa buah lemon plus pisaunya, nah sekarang cukup bawa oilsnya, tinggal tetes deh di air minum (harus pakai gelas kaca ya). Khasiatnya sama tapi jauh lebih praktis.

2. Di-Gize
Dapat mengatasi masalah gangguan pencernaan, masalah kram perut, mual, gas, dan kembung atau diare saat salah makan saat wiskul. Cukup oles di sekitar perut, ga lama langsung berasa enakan lagi perutnya.

3. Clove
Waktu mudik lebaran kemarin crown gigi geraham kiri saya copot, karena dokter gigi pada tutup ya akhirnya dibiarin aj tuh gigi kebuka. Karena kebiasaan ngunyah makanan di sisi kiri dan sebagai pencinta daging sejati, akhirnya nyut-nyutan itu gigi. 

Banyak yang setujulah ya kalau lebih baik sakit hati daripada sakit gigi. Clove ini jadi penyelamat saya untuk bisa lanjut makan enak, cukup oles di sekitaran gigi dan gusi yang sakit. Selain itu Clove juga dapat membantu mengatasi nyeri otot dan memiliki antioksidan yang tinggi.


4. Lavender
Lavender ini bersama dengan Peppermint dan Lemon sering dianggap sebagai first aid oils. Wanginya bisa membantu saya untuk tidur lebih nyenyak karena biasa susah tidur kalau ketemu ranjang baru. Biasa juga ditambahkan di shampoo untuk mengurangi ketombe dan rambut rontok.

5. Panaway 
Jika ada nyeri / linu pada otot atau persendian menggunakan Peppermint sebenarnya efektif, tapi secara backpain saya tuh kayanya sudah akut, butuh yang dosisnya lebih tinggi yaitu Deep Relief atau Panaway. Pemakaiannya lebih efektif dengan kompres hangat di bagian yang nyeri. Nyeri dan pegal setelah seharian keliling-keliling bisa hilang keesokan harinya.

ps. Young Living Essential Oils ini adalah alternatif penyembuhan alami dan bukan sebagai obat.

Saturday, August 22, 2015

5 Kegiatan Wajib Ketika Traveling

Saat berlibur di suatu daerah / negara banyak sekali hal-hal yang ingin saya nikmati di tempat tersebut, berikut beberapa kegiatan yang pasti akan saya lakukan saat traveling :

1. Landscape dan Photo
Saya suka sekali melihat pemandangan alam dan arsitektur gedung. Jadi kalau pemandangannya keren pasti lama di situ plus banyak juga mengambil photo-photonya.

2. Supermarket atau minimarket
Saya suka banget masuk ke minimarket atau supermarket, bisa betah keliling hanya untuk liat-liat. Biasanya saya tertarik nyobain makanan (snack, permen, coklat, ice cream) dan liat-liat apa aja sih yang mereka jual yang jarang atau belum pernah saya temui di Jakarta.

3. Shopping
Barang-barang lokal seperti tas, scarf, hiasan dinding, fridge magnet sangat menarik mata. Dengan kepelitan saya untuk membeli bagasi pesawat LCC kegiatan shopping ini menjadi masalah karena bisa beranakpinaknya koper. 

4. Kuliner
Saya sebenernya tipe yang tidak begitu suka mencoba makanan aneh-aneh, apalagi yang secara tampilan / penyajian makanannya yang ga sreg buat saya, tetapi hanya icip-icip kuliner lokal bolehlah. 

Selain kuliner lokal biasa suka juga mencari restoran fast food yang jaringannya telah dikenal di seluruh dunia. Selain harga yang ditawarkan oleh restoran fast food ini relatif lebih terjangkau biasanya setiap negara mempunyai taste yang beda dan terkadang menu-menunya juga ada perbedaan.


5. Museum dan Gereja
Biasanya saya akan mencari museum gratis, sayangnya sebagian besar museum-museum yang didatangi berbayar. Jadi dipilih benar-benar yang menarik koleksi / tema museumnya. 

Sebisa mungkin saat traveling saya akan mengikuti misa yang diselenggarakan oleh gereja setempat. Ada beberapa gereja yang dirancang sedemikian rupa sehingga tampak mengagumkan dan indah dipandang mata.



Friday, August 14, 2015

Bakso Bakar Trowulan

May 2015

Selain Bakso President bakso bakar Trowulan wajib dicicipi juga saat berkunjung ke Malang. Lokasinya di dekat kampus STIE Malangkucecwara dan tidak terlalu juah dari Pusat Oleh-oleh Wicaksono.

Bakso yang akan dibakar ditusuk dengan tusuk sate tapi lebih panjang kayunya dari tusuk sate biasa. Bakso diberi campuran bumbu, lalu dibakar. Bakso yang sudah dibakar di atas arang ini kemudian disajikan di piring dan sudah dikeluarkan dari tusukannya. Bumbu bakso bakar trowulan ini enak banget, manis, asem, pedas dan gurih. 

Ketika kita membeli bakso bakar berapapun jumlahnya, kita bebas untuk mengambil sendiri semangkok soon beserta kuah bakso sepuasnya secara gratis. Untuk tahu dan bakso uratnya juga ambil sendiri tapi bayar ya.





Kecap Heineken ini yang membuat enak kuah bumbunya :D

Wednesday, August 5, 2015

Tamasya ke Malang

May 2015

Selama di Malang dan Surabaya, kami menggunakan jasa sewa mobil dan sopir dari Praktis Transport. Kita dijemput di bandara Juanda dengan Avanza. Saya rekomendasiin banget travel company ini karena mobilnya baru dan bersih, supirnya juga tahu spot-spot menarik Surabaya-Malang.

Perjalanan Surabaya Malang memakan waktu sekitar 2.5 jam. Perhentian pertama di Bakso President kemudian lanjut ke kota Batu untuk melihat Museum Angkut. Harga tiket masuk museum ini di hari Senin s.d. Kamis Rp 60.000,- dan Jumat s.d. Minggu Rp 80.000,-. Jika membawa kamera dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 30.000,-/kamera.


Koleksi kendaraan di museum ini banyak banget, dan betul-betul terawat, mulai dari delman, sepeda, motor, mobil sampai helikopter, baik yang antik maupun modern. Semua kendaraan diberi keterangan lengkap di platnya, seperti merek, tipe, dan tahun.
broadway area

Museum ini terdiri dari area indoor dan outdoor. Untuk indoornya ada 2 lantai.  Di lantai 2 dipajang mobil listrik pertama buatan Indonesia. Rangka ringseknya yang dulu kecelakaan pas lagi dikendarai oleh Bpk. Dahlan Iskan disimpan di sini.
mobil listrik dahlan

Keluar dari area utama Museum, kita masuk ke dalam area outdoor yang dibagi beberapa kelompok sesuai penggolongan negara pembuat dan kategori khusus. Setelah keluar dari area indoor yang pertama dijumpai daerah Kota Tua Jakarta, lengkap dengan bemo, bajaj, motor, andong, sampai pedati, terasa banget sebagai daerah Pecinan.
pecinan

Keluar dari area Buckingham Palace wannabe memasuki area Las Vegas ada Hummer Limo asli body sampai dalam-dalamnya 8->.Tepat di depan Museum Angkut ada pasar apung dan Museum Topeng.
yellow hammer

Setelah pegel photo-photo di Museum Angkut tujuan selanjutnya adalah Warung Bambu. Lokasinya agak atas menuju ke arah Selecta dan cukup tersembunyi, kaya di belakang rumah orang. Untung bapak sopirnya tahu jadi bisa langsung sampai ke tempat makan ini.
pasar apung

Di Warung Bambu seluruh tempat duduknya ada di atas empang. Jadi tempatnya lesehan dari bambu gitu dengan di bawahnya banyak ikan koi besar-besar pada berenang. Di sini kami ada pesan udang telur asin, bayangannya ya kayak model di Jakarta, ternyata udangnya pake saus trus di sausnya itu ada potongan telur asin :)). Overall makanannya lumayan dan harga tidak terlalu mahal.

warung bambu malang

udang telor asin berkuah
Selesai makan langsung menuju hotel di Malang. Hotel tempat kita menginap untuk dua malam di Malang adalah Cozy Boutique Guest House. Kita check in jam 19.00 dan extra bed yang kita request belum siap dikarenakan kamar twin bed yang kita minta tidak muat jika ditambah extra bed :-L. Ini aneh banget d, kalau kamar tidak cukup kenapa kemudian diberikan opsi tambahan extra bed b-(. Akhirnya kami dipindahkan ke kamar double bed di lantai 3 (tanpa lift).

Tiba di kamar kami mendapati closetnya jorok banget, airnya keruh kehitaman. Complaint dulu ke bawah kemudian ada petugas yang membersihkan toilet bowl tersebut. Baru bisa istrirahat jam 21.00-an sedangkan jam 24.00 kami harus sudah jalan ke Bromo 8-|.

Sunday, August 2, 2015

The Colonial Tastes : Toko Oen Malang

May 2015

Ini kedua kalinya saya mengunjungi Toko Oen yang terkenal dengan es krimnya itu. Toko Oen, merupakan sebuah tempat makan yang menyajikan menu masakan Indo-Belanda dengan nuansa tempo dulu yang hingga kini masih dipertahankan ornamen dan dekorasinya seperti kursi – kursi rotan pendek dan plafon ruang yang tinggi.


Meskipun pemilik sebenarnya adalah seorang keturunan Tionghoa, namun menu masakan yang disediakan di Toko Oen, semuanya berbau Eropa. Toko Oen ini terletak di dekat alun-alun kota Malang dan di seberang gereja Katedral.
black forest toko oen malang

sandwich toko oen malang

Jika kali pertama saya hanya mencicipi es krimnya, kali ini saya juga mencicipi sandwich dan black forest cake-nya. Cukup lama pesanan saya datang dikarenakan pengunjung cukup ramai sore itu. Pelayannya memakai seragam seperti pakaian kaum pribumi zaman Hindia Belanda (safari putih) dan berpeci. Kabarnya si Bapak ini juga fasih berbahasa Belanda dikarenakan banyak turis Belanda yang berkunjung ke tempat ini.

Harga es krim dan makanannya cukup mahal dan untuk rasa es krimnya mirip dengan es krim Ragusa. Manisnya pas, tidak menimbulkan rasa eneg dan langsung terasa lumer ketika masuk ke dalam mulut. Rasa es krimnya tergolong biasa dibandingkan dengan es krim pada jaman sekarang yang lebih terasa susu dan krimnya. 

Selain makanan berat dan es krim tersedia juga kue kering, roti dan pastries dengan resep tradisional, berbagai camilan seperti  sus, lemper, risoles.
2 tahun lalu