Thursday, December 26, 2013

The Owl Museum

Aug 2013
Painting at Owl Museum Penang
The Owl Museum Penang yang berada di puncak Penang Hill adalah museum kedua yang kami datangi setelah The Camera Museum di George Town, hanya karena kebetulan lewat . Berbeda dengan museum sebelumnya yang gratis, untuk masuk museum ini kami harus membayar RM 10/orang. Secara belum pernah sebelumnya dan untuk bahan cerita di blog jadilah saya mengeluarkan RM 20 :D
Owl Museum
Owl Museum
Sesuai namanya museum ini berisi berbagai pernak-pernik seperti patung, lukisan, boneka, aksesoris yang berbau burung hantu, tapi sayangnya tidak ada burung hantu beneran (burung hantu hidup). Ntah karena dilarang oleh pemerintah atau ribet aja ngurusin si burung hantu ini.
Owl Museum
Owl Museum
Owl Museum
Owl Museum

Tidak butuh waktu lama untuk mengelilingi tempat ini karena tempatnya yang memang tidak luas dan koleksinya yang tidak banyak. Yaa tapi buat saya lumayan untuk melepas lelah dan photo-photo setelah nanjak ke Penang Hill.
Owl Museum Penang

Thursday, December 19, 2013

The Camera Museum Penang

Aug 2013
The Camera Museum
Di tengah-tengah pencarian mural / street art kami menemukan museum ini...The Camera Museum...Secara gratis masuknya, jadi walau tidak ada ada dalam itinerary, kami explore juga tempat ini. Kenapa masuknya bisa gratis? Karena baru buka jadi beberapa ruang pamerannya belum siap (lantai dua belum dibuka). Istilahnya baru soft launching gitu kali ya :D
The Camera Museum
Yang dapat ditemukan di Museum ini adalah koleksi-koleksi kamera, hasil-hasil photography, cafe dan souvenir shop. Cukup unik sebagai tempat ngadem dari sengatan matahari yang luar biasa siang itu.
The Camera Museum

Friday, December 6, 2013

[Snapshots] Penang Street Art

Agustus 2013

Jika anda merupakan peminat photography, mural dan seni lukis, Penang mempunyainya. Di beberapa jalan di George Town (ibu kota Penang) bisa ditemui mulai dari lukisan-lukisan kreatif dengan ragam karikatur, bahkan ada juga yang terbuat dari kawat atau potongan-potongan besi yang dilas.
Procession @Armenian Street
101 Lost Kittens @Cheah Kongsi
Boy on a Bike @Ah Quee Street
Untuk berfoto saja terkadang perlu antri panjang. Beberapa wisatawan ada yang sengaja menyewa sepeda hanya untuk mencari lukisan-lukisan dinding yang tersebar di berbagai sudut kota. Lukisan yang banyak peminatnya adalah lukisan-lukisan 3 dimensi Ernest Zacharevic, pelukis asal Lithuania.
@Ah Quee Street
The Real Bruce Lee Would Never Do This @Ah Quee Street
Kandar @Ah Quee Street
Kandar @Ah Quee Street
Tok Tok Mee @China Street
Bullock Cart Whell @Masjid Kapitan Keling
Narrowest Five Foot Way @Steward Street
One Leg Kicks All @Muntri Street
@Chew Jetty
Lukisan-lukisan mural ini berada di alam terbuka, setiap hari silih berganti diterpa hujan atau sinar matahari dan angin sehingga banyak diantaranya yang sudah rusak. Di daerah Chew (Clan) Jetties ada salah satu karya Ernest lainnya, yaitu sepasang bocah yang sedang naik perahu. Sayangnya lukisan tersebut telah luntur.
Children in a Boat @Chew Jetty
Too Narrow @Soo Hong Street
Opera Lady @Ah Quee Street
Ah Quee? @Ah Quee Street
Jimmy Choo Yeang Keat si pemilik brand sepatu terkenal Jimmy Choo lahir di Penang, ada steel road sculpturesnya juga, tetapi saya tidak dapat menemukannya.