Friday, June 22, 2018

Young Living : New Member Promo | June 2018


Dengan pembelian Premium Starter Kit seharga Rp 2.393.000,- (di luar ongkos kirim) kamu dapat langsung menjadi member dari Young Living Indonesia. Untuk bulan Juni 2018, ada beberapa promo khusus untuk member baru, yaitu

FREE 5ML LAVENDER OIL 

Plus tambahan hadiah, khusus dari @fullestdrop :
    • 1 pc Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) 5ml
    • Support group (mendapatkan EDUKASI yang tepat tentang essential oil, tips dan trick, zyto scan, bila tertarik pada bisnisnya akan dibantu untuk berkembang)
    • 1 set  Buku panduan kecil 12 oils dan aksesoris pada Premium Starter Kit, berbahasa Indonesia dan berwarna
    • 1 set Stiker tutup oils
    • 2 pcs Botol roller 

    Jadi total oils yg akan didapatkan adalah 14 oils berukuran 5ml

    Beberapa keuntungan menjadi member dari Young Living melalui @fullestdrop :
      • Mengikuti kelas ZOOM setiap Rabu malam dengan tema yg berbeda-beda, para pembicara akan share mengenai holistic wellness dan essential oil
      • Mendapatkan promo-promo khusus member 
      • Mendapatkan EDUKASI yang tepat tentang essential oil melalui support group
      • Bila tertarik pada bisnis nya akan dibantu untuk berkembang
      • Harga member pada semua essential oil di Indonesia, Singapore, maupun US
      Setelah join member kemudian kamu belanja 100pv senilai kurang lebih 1.5 s.d. 1.8 juta rupiah, kamu akan mendapatkan tambahan hadiah lagi yaitu Cypress 5ml. Menarik bangetkan!! Banyak baget hadiahnya.

      Jika kamu menginginkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi saya di WhatsApp+628561003852 atau cek IG saya @fullestdrop ❤️❤️❤️❤️❤️

      Friday, June 15, 2018

      Happy Eid al-Fitr 1439H

      June 2018


      pic from @yleoid

      Selamat Hari Raya
      Selamat Mudik
      Selamat Liburan
      Selamat Menikmati Lenggangnya Jakarta

      pic from @yleoid

      Untuk yang mudik dan berlibur pastikan untuk mengecek kembali barang bawaan dan jangan lupa selalu siap sedia Young Living roll-on untuk menemani perjalanan.

      Kalau kamu oils mana yang gak boleh ketinggalan dalam masa liburan ini?

      Thursday, May 24, 2018

      Young Living : New Member Promo | May 2018

      Dengan pembelian Premium Starter Kit seharga Rp 2.393.000,- (di luar ongkos kirim) kamu dapat langsung menjadi member dari Young Living Indonesia. Khusus untuk bulan Mei 2018, ada beberapa promo khusus untuk member baru, yaitu

      FREE 5ML LAVENDER OIL 

      Jadi total oils yg akan kamu didapatkan adalah 13 oils berukuran 5ml

      Plus tambahan hadiah, khusus dari @fullestdrop :
      • 1 pc Thieves Fresh Essence Plus Mouthwash
      • Support group (mendapatkan EDUKASI yang tepat tentang essential oil, tips dan trick, zyto scan, bila tertarik pada bisnisnya akan dibantu untuk berkembang)
      • 1 set  Buku panduan kecil 12 oils dan aksesoris pada Premium Starter Kit, berbahasa Indonesia dan berwarna
      • 1 set Stiker tutup oils
      • 2 pcs Botol roller 

      Beberapa keuntungan menjadi member dari Young Living melalui @fullestdrop :
      • Mengikuti kelas ZOOM setiap Rabu malam dengan tema yg berbeda-beda, para pembicara akan share mengenai holistic wellness dan essential oil
      • Mendapatkan promo-promo khusus member 
      • Mendapatkan EDUKASI yang tepat tentang essential oil melalui support group
      • Bila tertarik pada bisnis nya akan dibantu untuk berkembang
      • Harga member pada semua essential oil di Indonesia, Singapore, maupun US

      Jika kamu menginginkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi saya di WhatsApp +628561003852 atau cek IG saya @fullestdrop ❤️❤️❤️❤️❤️

      Monday, January 1, 2018

      Happy New Year

      Jan 2018

      Happy New Year, everyone! 
      I wish you a year full of happiness and good health.
      Thanks for all your support last year. 
      Gentle hugs to you all.

      pic source : https://www.youngliving.com/blog
      What are your 2018 New Year’s resolutions?

      Sunday, December 31, 2017

      2017 Best Nine

      Dec 2017


      Here it's my 2017 Best Nine on Instagram, please follow my IG @ika_andayanie

      Thank you...Happy New Year Eve..

      xoxo
      iKa.

      Sunday, July 2, 2017

      Eid al-Fitr Holiday 2017

      Jun 2017

      Holiday Season is Coming.

      Rencana perjalanan ini sudah diumumkan dua bulan sebelumnya dengan gonta ganti rute dan peserta. Akhirnya tiga minggu sebelum hari H barulah beres urusan penginapan, kendaraan dan rute yang akan dilalui. 

      Tujuan utama adalah ke Taro Anggro dan Rawa Senang, tetapi karena saya paling males berlama-lama di mobil dalam perjalanan darat maka sebelum ke Wonosobo akan transit di Purwokerto dan saat rute baliknya akan transit di Semarang dan Cirebon. Yang mana ternyata keputusan tepat ya, itu perjalanan lama bener ga nyampe-nyampe, makan tidur makan tidur ga berkesudahan.

      Rute perjalanan enam hari lima malam tersebut sebagai berikut :
      Hari 1 :
      Meotel Purwokerto
      Hari 2 :
      Taro Anggro
      Penginapan Taro Anggro
      Hari 3 :
      Posong Temanggung
      Gua Maria Kerep Ambarawa
      Koeno Koeni Cafe Gallery Semarang
      Holiday Inn Semarang

      Hari 4 :
      Kelenteng Sam Poo Kong
      Lumpia Gang Lombok
      Lumpia Mbak Lien
      Jalan Pandanaran
      Paragon Mall
      Grand Candi Hotel Semarang

      Hari 5 : 
      Grage Mall
      Blankon Jamblank Cirebon
      Grage Hotel Cirebon

      Kesuluruhan perjalanan cukup menyenangkan, lumayan buat refreshing. Ok sekarang sebelum hari Senin mulai kerja lagi, puas-puasin tidur dulu ya. Lupakan itu setrikaan yang dah menggunung.

      Sunday, June 18, 2017

      Pantai Air Manis & Jembatan Siti Nurbaya

      Mar 2017

      Malin Kundang dan Siti Nurbaya itu dongeng atau kisah nyata??

      Di balik cerita rakyat dan legenda Batu Malin Kundang ternyata batu ini memang ada dan terletak di Pantai Air Manis. Sedangkan novel karangan Marah Rusli yang berjudul “Siti Nurbaya, Kasih Tak Sampai” itu ternyata terinspirasi dari tokoh nyata.

      Pantai Air Manis di mana terdapat Batu Malin Kundang dan Jembatan Siti Nurbaya inilah yang menjadi tujuan akhir kami di Sumatera Barat. Dinamakan Jembatan Siti Nurbaya mungkin karena di seberang sungai ini, beberapa meter sebelum puncak Bukit Gunung Padang, terdapat sebuah ceruk yang dipercaya sebagai makam Siti Nurbaya.

      Batu Malin Kundang ini terkikis oleh ombak laut. Di tepi Pantai Air Manis, ada kios yang menjual berbagai suvenir, makanan dan keong.

      Saturday, June 17, 2017

      Pondok Flora & Kilang Kopi Kiniko

      Mar 2017

      Dari derasnya hujan di Lembah Harau kami menuju ke Kilang Kopi Kiniko setelah sebelumnya makan siang di RM. Pondok Flora. Rumah makan ini recommend banget, kami hanya menghabiskan Rp 152.000 untuk porsi makan 5 orang. Bukan porsi makan diet ngirit loh. Rasanya pun cukup enak dibanding dengan RM Padang lainnya (sebenarnya masalah rasa ini masalah selera sich ya).

      Kilang Kopi Kiniko berlokasi di Tabek Patah. Tempatnya kalau dari jalan raya harus masuk dalam gang. Berbeda dengan di Lembah Harau yang sejuk, maka di Kiniko ini matahari terik membara, panas bangetlah siang itu. Mau foto-foto aja sudah males karena panasnya.

      Ada dua bangungan utama di tempat ini, yaitu satu bangunan berupa kilang / pabrik yang berfungsi untuk memproses kopi. Bangunan satu lagi berupa toko merangkap kedai kopi yang menjual Kopi Kiniko, kayu manis dan berbagai produk makanan kecil, gantungan kunci, kalung dan pernak pernik souvenir lainnya.

      Di bagian dalam kedainya tersedia panci / gentong yang berisi  teh daun mulberi dan juga teh daun kopi. Para pengunjung bebas untuk mencicipi teh-teh ini, free flow, hanya dikenakan biaya kurang dari Rp 5.000,- (lupa tepatnya berapa :D). Saya tidak mencoba ya, karena dari baunya saja sudah tidak enak. Walaupun demikian teh-teh ini sangat berkasiat, seperti teh daun kopi untuk menetralisir lemar dan menyegarkan badan. Sedangkan teh daun murbei dapat menurunkan demam, sakit kepala dan darah tinggi.

      Wednesday, May 31, 2017

      Kemegahan Istano Basa Pagaruyung

      Mar 2017

      Berlokasi di Batu Sangkar, Istano Basa Pagaruyung yang berdiri saat ini ternyata adalah replika. Istana yang aslinya telah ludes terbakar dan berada di lokasi yang berbeda dari Istana yang sekarang. Istana tiga lantai ini berada persis di sisi jalan raya sehingga mudah dijangkau. Tiket masuknya pun tidak terlalu mahal, yaitu Rp 7.000,-/orang.

      Bangunan berupa rumah gadang sama seperti di Minangkabau Cultural Center (MCM) hanya saja jauh lebih besar dan megah. Para pengunjung juga bisa menyewa pakaian adat Minangkabau untuk berfoto di dalam dan di luar Istana dengan biaya yang lebih mahal dari di MCM.

      Lantai pertama berupa ruangan memanjang di mana terdapat berbagai pusaka, kamar-kamar tidur dan singgasana. Lantai dua adalah kamar anak perempuan raja yang belum menikah dan lantai tiga adalah ruang penyimpanan. Makin ke atas ruangannya makin kecil.

      Yang unik adalah bendera kerajaan sama warnanya dengan bendera negara Jerman loh :D . Warna kuning, merah dan hitam ini melambangkan tiga daerah atau ada juga yang melambangkan tiga karakter daerah asli orang Minang (Pariangan, Agam dan 50 Kota).

      lantai pertama berupa ruangan luas yang memajang berbagai benda dalam etalase, kamar-kamar, dan sebuah singgasana dibagian tengah.

      Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/suci_rifani/cerita-dari-istana-basa-pagaruyung_57c65dc4b27e61d014041b7
      lantai pertama berupa ruangan luas yang memajang berbagai benda dalam etalase, kamar-kamar, dan sebuah singgasana dibagian tengah.

      Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/suci_rifani/cerita-dari-istana-basa-pagaruyung_57c65dc4b27e61d014041b7a

      Saturday, May 27, 2017

      Yuk Tanam Sendiri Makananmu

      Apr 2017

      Alasan kenapa saya menulis blog ini adalah karena saya harap dapat berbagi informasi perjalanan yang sudah saya lakukan dan semoga ini bisa membantu teman-teman yang mau jalan-jalan baik ke dalam dan luar negeri tanpa menggunakan jasa agen tour & travel. Dengan membaca kembali kisah perjalanan, saya juga dapat mengenang kembali proses perjalanan yang menyenangkan maupun yang kurang menyenangkan. 

      Seperti yang sudah pernah saya ceritakan bahwa frekuensi perjalanan sekarang agak berkurang, saya berusaha mencari hal lain yang tidak membuat keluar dari kejenuhan pekerjaan dan setrikaan yang tidak pernah habis itu. Salah satunya dengan mencoba tanam menanam.

      Dulu waktu masih di rumah ortu, mama punya banyak pohon-pohonan buah atau sayuran, yang bisa dimakan gitulah. Ada pepaya, kedondong, belimbing, srikaya, jambu, mangga (yang tidak pernah berbuah sampai sekarang), jeruk limau, jeruk purut, sirih merah, sirih hijau, cabe keriting, ciplukan, pandang dan pohon suji. Semua tanamannya ijo royo-royo, padahal kalau ada bunga-bungaan baguskan ya, jadi lebih berwarna.

      Akhirnya pindah ke rumah sendiri, mulailah bebeli bunga-bungaan. Saya bisa beli bibit bunga di kebunbibit.id dan saat Pameran Flora Fauna di Lapangan Banteng. Beberapa bunga berhasil tumbuh dan banyak juga yang meranggas.

      Akhir berasa tidak berbakat jadi suamilah yang dikaryakan dan dia jadi suka juga. Di rumah inlaw di Cilacap juga ada pohon pisang, strawberry dan alpukat, jadi sebenarnya dia cukup familiarlah dengan tanam menanam ini. Dan dia lebih telaten, bisa ngajak ngomong taneman juga :D

      Tahun kemarin sempat menanam kangkung, bayam, sawi dan kailan dengan sistem hidroponik. Lumayan bisa panen satu kali, setelah itu ga tahan sama hamanya. Awal tahun ini mulai bermekaran bunga-bunga markisa. Berbunga sangat banyak, tapi sayang buahnya tidak sampai 10 buah.

      Pandan wangi yang sudah beranak pihak per pot-pot dan ada juga yang sudah dipangkas buang.

      Lagi nunggu Pepaya Jepangnya berbunga dan kemudian berbuah (eh bisa berbuah ga sich ini pepaya Jepang).

      Bunga Melati Thailand yang semakin hari semakin berkurang daun dan bunganya.

      Peppermint dan Chocomint yang lumayan cepat pertumbuhannya.

      Wednesday, April 26, 2017

      How I Spend My Birthday : Another Visit to Big Bad Wolf 2017

      Apr 2017
      Big Bad Wolf Book Sale 2017
      Yesterday is my birthday. It was just an ordinary day for me, so there was no party, no cake, no celebration at all. I chose for it to be that way though so everything was okay. But what make it special is my hubby agree to bring me to to Big Bad Wolf Book Bazaar again. He will made me happier if he pay all the books I bought ;) 
      Kitab awet muda
      Paper Castle. Pengen tapi kebayang ribetnya.
      Banyak buku-buku yang berada di dalam kardus. Kardus besar seperti ini maupun kardus-kardus kecil. Jadi ini adalah kardus-kardus yang dititip tapi tidak jadi diambil (24 jam masa titip).
      Buku-buku dalam kardus yang berantakan. Susah buat cari bukunya.
      Surprisingly no queuing at all.

      Ga ada antrian sama sekali. Begitu sampai depan kasir langsung scanning trus bayar. How lucky I'm.
      Anyway it makes me curious, why this event called Big Bad Wolf Book Sale Jakarta? Hence the location of this bazaar is on Tangerang :D

      Tuesday, April 25, 2017

      How I Spend My Weekend : Big Bad Wolf 2017

      Apr 2017

      Menyela postingan jalan-jalan ke SumBar dulu ya....

      Senangnya di bulan April ini sampai akhir Juni nanti banyak hari libur. Long weekend pertama (14-16 Apr) berhasil geret suami ke Singapore yang berakhir dengan perasaan galau ga happy. Seperti berasa kurang lama, kurang seru, kurang dapet belanjaan, kurang dapet foto-foto bagus, serba kurang lah pokoknya. Nanti akan diposting terpisah setelah seri perjalanan SumBar selesai ya (who knows when :D). 
      It's auuwsome BBW 2017
      Nah long weekend selanjutnya udah prepare (budget) untuk ke Big Bad Wolf (BBW) setelah puas banget ke BBW tahun kemarin. BBW 2017 ini sendiri berlangsung dari 21 April s.d. 2 Mei 2017 dan terus dibuka selama 24 jam non stop. Pada tanggal 20 April nya mereka mengadakan acara preview BBW kemarin yang dibuka dari jam 09.00 s.d. 23.00 WIB untuk para pemegang pass VIP.

      Liat-liat di IG dengan tagar #bbwbooks rame bangeeett pengunjungnya. Trus liat komen-komen di official IG @bbwbooks_id itu banyak cewe-cewe (ibu-ibu) complaint. Sebagian besar dari mereka complaint kasir yang antriannya panjang banget dan lama.

      Salah satu penyebabnya disuspect karena para jasa titip beli yang merajarela. Borong sampe bertroli-troli. Yang mau belanja 2-3 buku mesti antri berjam-jam (4-5 jam). Selain juga karena kasir-kasirnya kerjanya masih agak lambat (penyelenggara terima jasa freelance, jadi mungkin mereka ini belum terbiasa cepat).

      Awalnya gw sedih begitu tau ada tiket VIP, tapi ga bisa ikutan, karena khawatir buku-buku bagusnya dah ludes. Nah pas udah baca banyak review di IG tersebut, jadi agak berasa beruntung juga. Mulai mikir enaknya datang jam berapa biar cari-cari bukunya enak dan antrian kasir masih manusiawi.

      Akhirnya dapat ilhan akan jalan dari rumah jam 3 pagi. Kenyataannya jam 4.30 baru bangun...hehee...Sampai di ICE sekitar jam 6 kurang, yang pertama diliat kasir. Untungnya masih lumayan sepi, baru d mulai liat-liat bukunya. 

      Dari segi kuantitas, tahun ini terlihat lebih banyak buku yang dipamerkan (dijual). Ada food truck dan playground untuk anak-anak. Sayangnya pagi itu food truck dan playgroundnya masih tutup, penukaran Mandiri Fiesta Poin untuk antrian Fast Tract juga masih tutup. 

      Targetnya gw mau nyari activity book set anak-anak dan tools box yang mana sudah ludes donk, ga liat sama sekali, dan ga jelas juga akan restock apa engga. Suami dapat 2 buku yang dah buat dia happy tapi ogah buat balik lagi. Sesuai ultimatum cicinya kalau ke BBW itu boros dan buku-bukunya ga bagus. Ntah kategori buku bagusnya itu apa. #jadicurhat

      Seperti tahun kemarin juga, event ini bekerja sama dengan Bank Mandiri sebagai salah satu sponsor, nah bedanya tahun ini di dekat pintu masuk ada tulisan "Di sini tidak bisa menggunakan kartu debit BCA" hahaaha...sampe segitunya ya :D
      BCA ga laku di BBW 2017
      Untuk masuk ke pameran ini gratis, tapi untuk masuk ke ICE nya dikenakan biaya parkir Rp 20.000,- flat untuk 24 jam (bisa bolak balik keluar masuk dalam 24 jam). Ini tarif parkirnya mahal banget dah, tahun kemarin seinget gw ga semahal ini deh. 

      Kita selesai sekitar jam 9 pagi, antrian di kasir mulai ramai, tapi syukurnya selesai lumayan cepat. Target berikut akan datang kembali sebelum hari terakhir tanggal 2 Mei besok (kalau suami berhasil terbujuk).
      Antrian kasir BBW 2017

      Monday, April 17, 2017

      Lembah Harau, Gunuang Sansai Bakuliliang

      Mar 2017
      Perjalanan hari kedua dari Bukittinggi menuju Payakumbuh hingga ke Lembah Harau itu gunung-gunung (eh gunung apa bukit ya :D) bakuliliang alias berkeliling di sekitar kita. 

      Untuk memasuki kawasan Lembah Harau kami dikenakan retribusi per orang Rp 5.000,-. Di Lembah Harau ada beberapa air terjun dan kolam pemandian. Kami hanya sempat mengunjungi Sarasah Akar Berayun untuk berfoto sebentar karena hujan gerimis yang berubah cepat menjadi hujan deras. 

      Bagi para pecinta air terjun, tebing-tebing tingi dan wisata alam silahkan kunjungi Lembah Harau.
      Air Terjun Lembah Harau

      Saturday, April 15, 2017

      Minangkabau Cultural Center

      Mar 2017

      Setelah kenyang mencicipi Sate Mak Syukur, kami langsung beranjak menuju Minangkabau Cultural Center atau Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM) yang berlokasi di Padang Panjang. Jadi PDIKM ini bisa dikatakan sebagai museum yang berisikan segala dokumentasi dan informasi yang berkaitan dengan kebudayaan Minang.

      Bangunan PDIKM berbentuk Rumah Gadang besar dengan halaman yang luas. Di bagian bawah Rumah Gadang ini terdapat Pelaminan Minang. Mereka menyewakan pakaian-pakaian adat kepada pengunjung dengan biaya Rp 25.000/orang. Kemudian setelah didandani lengkap dengan sunting dapat berfoto di pelaminan. Jika difoto oleh fotografer yang berada di sana dikenakan biaya lagi, biaya untuk cetak fotolah bisa dibilang. 

      Pada saat kami datang ada rombongan berpuluh-puluh orang yang antri menyewa pakaian dan berfoto di lantai bawah dan kemudian lanjut berfoto di lantai atas.

      Saya mah nontonin aja mereka, lumayan heboh loh walau sudah cukup dewasa :D

      Kemudian jadi fotografer untuk teman-teman ini. Kenapa saya tidak ikut sewa pakaiannya? Ya karena itu pakaian kan abis dipake orang-orang ramai itu, yang pasti keringetan ya karena sumpek banget di bawah sana, jadi ya begitulah..hehe..kecuali itu baju baru dari laundry bolehlah ;)

      Wednesday, April 12, 2017

      Mencicipi Sate Mak Syukur

      Mar 2017
      Sate Mak Syukur
      Sate Mak Syukur di Kota Padang Panjang disebut-sebut yang paling enak dan melegenda di kalangan wisatawan. Kalau dalam perjalanan dari Padang ke Bukit Tinggi katanya harus mampir ke rumah makan ini. Kalau dulu Mak Syukur harus berkeliling menjajakan satenya, sekarang orang-orang yang bela-belain datang dari berbagai kota untuk makan di Sate Mak Syukur, termasuk keluarga Presiden SBY.

      Okay jadi gimana rasa sate ini? Ga suka kakak....


      Dagingnya empuk dan bumbunya meresap ke dalam daging, tapiii kuah kuning kentalnya itu loh, kurang cocok buat saya yang terbiasa makan sate dengan bumbu kacang. Agak mirip dengan kuah Martabak Tambinya Palembang seingat saya (sudah bertahun-tahun lalu mencicipi Martabak Tambi ini). Jumlah sate yang disajikan 8 tusuk dengan harga Rp 25.000,-

      ps :
      Awalnya saya kira bahwa Mak Syukur itu artinya “Emak” yang berarti Ibu Syukur. Tetapi setelah hari keempat saya tiba di Padang, baru saya tahu, panggilan “Mak” merupakan kepanjangan dari “Mamak”, yaitu panggilan untuk laki-laki dewasa :D

      Tadinya, saya berpikir bahwa Mak Syukur itu artinya “emak” dalam bahasa Jakarta, yang berarti ibu. Tetapi setelah saya tiba di Padang Panjang, tempat sate Mak Syukur itu berasal, baru saya tahu, panggilan “Mak” dalam Sate Mak Syukur merupakan kepanjangan dari “Mamak”, yang itu adalah panggilan untuk laki-laki dewasa.

      Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/akbarzainudin/perjuangan-pak-syukur-membesarkan-sate-mak-syukur_5500c1f28133116619fa7d94
      Tadinya, saya berpikir bahwa Mak Syukur itu artinya “emak” dalam bahasa Jakarta, yang berarti ibu. Tetapi setelah saya tiba di Padang Panjang, tempat sate Mak Syukur itu berasal, baru saya tahu, panggilan “Mak” dalam Sate Mak Syukur merupakan kepanjangan dari “Mamak”, yang itu adalah panggilan untuk laki-laki dewasa.

      Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/akbarzainudin/perjuangan-pak-syukur-membesarkan-sate-mak-syukur_5500c1f28133116619fa7d94

      Sunday, April 9, 2017

      Aie Mancua Lembah Anai

      Mar 2017
      Air Terjun Lembah Anai
      Lembah Anai terletak antara Kota Padang dan Bukit Tinggi. Air terjun ini dikatakan sangat istimewa karena terletak di tepi jalan. Di tepi jurang tidak jauh dari air terjun ada beberapa monyet yang menunggu diberi makan.

      Biaya masuk yang dikenakan bagi para wisatawan juga cukup murah yaitu Rp 3.000 untuk dewasa dan Rp 2.000 untuk anak-anak. Dari beberapa blog dan artikel yang saya baca sebelum berangkat, semuanya menggambarkan keindahan Lembah Anai ini, hanya saat sampai di sana ntah kenapa saya berasa air terjun ini terlihat biasa saja ya, mungkin memang saya tidak pandai menikmati alam :)>-

      Tidak berlama-lama di sini, ya karena bingung juga lama-lama mau ngapain lagi. Tidak jauh setelah melewati Lembah Anai, ada pemandian unik terletak persis di pinggir jalan


      Kami kira itu semacam pemandian air panas, karena Kabupaten Tanah Datar ini lumayan sejuk agak dingin gitu. Ternyata itu pemandian air biasa yang menurut Uda Haikal airnya dingin banget. Aduh main air dingin plus ditonton orang lewat lalu lalang, engga deh ya....Akhirnya kami langsung melanjutkan perjalanan ke Bukit Tinggi melalui Padang Panjang.

      About

      Instagram