Showing posts with label Icip-icip. Show all posts
Showing posts with label Icip-icip. Show all posts

Sunday, July 2, 2017

3:08 PM 0

Eid al-Fitr Holiday 2017

Jun 2017

Holiday Season is Coming.

Rencana perjalanan ini sudah diumumkan dua bulan sebelumnya dengan gonta ganti rute dan peserta. Akhirnya tiga minggu sebelum hari H barulah beres urusan penginapan, kendaraan dan rute yang akan dilalui. 

Tujuan utama adalah ke Taro Anggro dan Rawa Senang, tetapi karena saya paling males berlama-lama di mobil dalam perjalanan darat maka sebelum ke Wonosobo akan transit di Purwokerto dan saat rute baliknya akan transit di Semarang dan Cirebon. Yang mana ternyata keputusan tepat ya, itu perjalanan lama bener ga nyampe-nyampe, makan tidur makan tidur ga berkesudahan.

Rute perjalanan enam hari lima malam tersebut sebagai berikut :
Hari 1 :
Meotel Purwokerto
Hari 2 :
Taro Anggro
Penginapan Taro Anggro
Hari 3 :
Posong Temanggung
Gua Maria Kerep Ambarawa
Koeno Koeni Cafe Gallery Semarang
Holiday Inn Semarang

Hari 4 :
Kelenteng Sam Poo Kong
Lumpia Gang Lombok
Lumpia Mbak Lien
Jalan Pandanaran
Paragon Mall
Grand Candi Hotel Semarang

Hari 5 : 
Grage Mall
Blankon Jamblank Cirebon
Grage Hotel Cirebon

Kesuluruhan perjalanan cukup menyenangkan, lumayan buat refreshing. Ok sekarang sebelum hari Senin mulai kerja lagi, puas-puasin tidur dulu ya. Lupakan itu setrikaan yang dah menggunung.

Wednesday, April 12, 2017

5:45 AM 0

Mencicipi Sate Mak Syukur

Mar 2017
Sate Mak Syukur
Sate Mak Syukur di Kota Padang Panjang disebut-sebut yang paling enak dan melegenda di kalangan wisatawan. Kalau dalam perjalanan dari Padang ke Bukit Tinggi katanya harus mampir ke rumah makan ini. Kalau dulu Mak Syukur harus berkeliling menjajakan satenya, sekarang orang-orang yang bela-belain datang dari berbagai kota untuk makan di Sate Mak Syukur, termasuk keluarga Presiden SBY.

Okay jadi gimana rasa sate ini? Ga suka kakak....


Dagingnya empuk dan bumbunya meresap ke dalam daging, tapiii kuah kuning kentalnya itu loh, kurang cocok buat saya yang terbiasa makan sate dengan bumbu kacang. Agak mirip dengan kuah Martabak Tambinya Palembang seingat saya (sudah bertahun-tahun lalu mencicipi Martabak Tambi ini). Jumlah sate yang disajikan 8 tusuk dengan harga Rp 25.000,-

ps :
Awalnya saya kira bahwa Mak Syukur itu artinya “Emak” yang berarti Ibu Syukur. Tetapi setelah hari keempat saya tiba di Padang, baru saya tahu, panggilan “Mak” merupakan kepanjangan dari “Mamak”, yaitu panggilan untuk laki-laki dewasa :D

Tadinya, saya berpikir bahwa Mak Syukur itu artinya “emak” dalam bahasa Jakarta, yang berarti ibu. Tetapi setelah saya tiba di Padang Panjang, tempat sate Mak Syukur itu berasal, baru saya tahu, panggilan “Mak” dalam Sate Mak Syukur merupakan kepanjangan dari “Mamak”, yang itu adalah panggilan untuk laki-laki dewasa.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/akbarzainudin/perjuangan-pak-syukur-membesarkan-sate-mak-syukur_5500c1f28133116619fa7d94
Tadinya, saya berpikir bahwa Mak Syukur itu artinya “emak” dalam bahasa Jakarta, yang berarti ibu. Tetapi setelah saya tiba di Padang Panjang, tempat sate Mak Syukur itu berasal, baru saya tahu, panggilan “Mak” dalam Sate Mak Syukur merupakan kepanjangan dari “Mamak”, yang itu adalah panggilan untuk laki-laki dewasa.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/akbarzainudin/perjuangan-pak-syukur-membesarkan-sate-mak-syukur_5500c1f28133116619fa7d94

Wednesday, April 5, 2017

4:30 PM 0

Ranah Minang Rancak Bana

Mar 2017

Akhirnya selesai juga post terakhir dari perjalanan ke Sumatera Utara..hehehee..beneran hampir kaya cicilan kartu kredit 12 kali, ini 11 kali post aja cukup :p Nah karena sudah lunas berarti saatnya berlanjut ke seri jalan-jalan ke Sumatera Barat. Tenang ini bukan late post lagi, lumayan masih fresh.

Istana Pararuyung
Harpitnas akhir Maret kemarin kami memutuskan menjelajah Pulau Sumatera kembali, mengunjungi Padang - Bukit Tinggi dan daerah-daerah sekitarnya. Sumatera Barat itu ternyata lumayan luas ya, perjalanan bisa berjam-jam. Agak-agak jenuh di dalam mobil. Hanya saja jalanannya bisa dibilang lurus-lurus tidak terlalu berkelok-kelok seperti perjalanan dari Medan ke Danau Toba, ga gitu mabok di jalan jadinya.
Pantai Muaro Lasak - Padang

Perjalanan 4 hari 3 malam cukup banget untuk puasa makan masakan padang 6 bulan ke depan kayanya..hehehe..Ternyata yach beda daerah, beda rumah makan, beda rasa banget. Menu-menu yang ditawarkan juga lebih banyak dari Rumah Makan Padang di Jakarta. Dari beberapa tempat yang paling juara rasanya (cocok di lidah saya) adalah di Pondok Flora, Batusangkar.
Jam Gadang

Pemesanan hotel kami lakukan seminggu sebelum keberangkatan, yang ternyata sudah susah mendapatkan kamar. Beberapa hotel yang di-recommend di Bukti Tinggi, seperti Grand Rocky dan Novotel sudah full booked untuk 2 malam (kami menginap 2 malam di Bukit Tinggi dan 1 malam di Padang). Sedangkan untuk Grand Royal Denai Hotel ntah kenapa tidak bisa reservasi lewat Agoda dan Traveloka.
Batu Malin Kundang - Pantai Air Manis

Akhirnya kami reservasi 2 malam di Aie Angek Cottage. Dua hari sebelum berangkat, iseng-iseng cek Agoda lagi, ternyata di Grand Rocky ada kamar untuk 1 malam, langsung book dan cancel 1 malam di Aie Angek, yang mana ternyata keputusan yang tepat. Aduh Aie Anggek Cottage ini overrated dan overpriced lah.

Lanjut ke postingan setelah ini ya untuk tempat-tempat yang kami kunjungi, baik tempat wisata, kuliner dan penginapannya.

***

Tuesday, March 28, 2017

10:30 PM 0

Yummy Breakfast at Aryaduta Medan

May 2016

Memilih penginapan di kota Medan tidak sesulit seperti kami memilih hotel di Parapat dan Tuk-Tuk. Dan pilihan kami jatuh pada Aryaduta Medan karena lokasinya yang cukup strategis (dekat dengan Merdeka Walk dan Grand Palladium Mall)  dan menu sarapannya sangat-sangat bervariasi.

Sarapan penting bagi saya sebelum memulai agenda jalan-jalan seharian, tidak sarapan bisa bikin saya masuk angin. Biasanya saya selalu memastikan memilih hotel yang  menyediakan fasilitas sarapan.

Sarapan di Aryaduta Medan disajikan dalam bentuk prasman. Let the photos speak for itself....











Friday, September 30, 2016

11:00 PM 1

Restoran Tip Top Medan

May 2016

Kadang merasa bersalah karena punya blog tapi sering dianggurin. Pengen pecut diri sendiri biar (agak) rajin lagi ngeblognya, ehh tapi kalau udah jarang jalan-jalan apa yang mau diceritain ya..hehehe..jadi ini dia lanjutan dari posting perjalanan Medan-Parapat-Samosir.......

Dari Kuala Namu Airport, tujuan pertama kami adalah meredakan kelaparan. Rekomendasi dari supir di bawahlah kami ke Restoran Tip Top yang mana dekat dengan destinasi selanjutnya yaitu Tjong A Fie Mansion. Restoran Tip Top ini kabarnya sangat melegenda di Kota Medan dengan hidangan andalannya ice cream cita rasa kolonial. Lokasinya di daerah Kesawan yang juga tidak jauh dari pusat kota Medan dan cukup berjalan kaki menuju Tjong A Fie Mansion. 

Menurut saya, konsep jadul restoran ini mirip-mirip dengan Toko Oen di Malang, tetapi dari menu sedikit berbeda, lebih banyak makanan beratnya (Western, Chinese dan Indonesian Food). Berikut beberapa menu yang kami coba.




Secara ukuran restoran ini cukup luas, bagian depan area terbuka dan bisa merokok, bagian dalam bebas rokok dan ber-AC. Untuk lantai atas baru dibuka jika lantai bawah sudah penuh atau jika ada acara. Hanya saja atap terlalu rendah dan lampu agak remang-remang, membuat suasana kurang nyaman.

oh ya ada kedai nasi campur / warteq di pojok depan, yang harganya tidak semurah di warteq Jakarta :D



Tip Top Restaurant
Jalan. Jend. A. Yani 92 (Kesawan)
Medan

Sunday, July 3, 2016

10:30 PM 0

Rujak Soto Banyuwangi

Dec 2016
rujak soto
Salah satu kuliner yang kami cicipi dalam perjalan dari Ijen ke Banyuwagi adalah Rujak Soto. Makanan ini rekomendasi dari supir yang kami sewa. Makanan mirip pecel ini disiram kuah soto kuning lengkap dengan jeroan, ditambah kecap manis, emping, juga kerupuk udang. Perpaduan antara bumbu kacang dan kuah soto menghasilkan rasa yang agak unik, yang mana tidak saya suka :D
rujak soto
Selain Rujak Soto, di Banyuwangi  ada juga Rawon Pecel yang tidak sempat saya coba. Rupanya di Banyuwangi ini mereka suka menggabungkan dua makanan menjadi satu ya.
nasi pecel

Friday, August 14, 2015

9:51 PM 0

Bakso Bakar Trowulan

May 2015

Selain Bakso President bakso bakar Trowulan wajib dicicipi juga saat berkunjung ke Malang. Lokasinya di dekat kampus STIE Malangkucecwara dan tidak terlalu juah dari Pusat Oleh-oleh Wicaksono.

Bakso yang akan dibakar ditusuk dengan tusuk sate tapi lebih panjang kayunya dari tusuk sate biasa. Bakso diberi campuran bumbu, lalu dibakar. Bakso yang sudah dibakar di atas arang ini kemudian disajikan di piring dan sudah dikeluarkan dari tusukannya. Bumbu bakso bakar trowulan ini enak banget, manis, asem, pedas dan gurih. 

Ketika kita membeli bakso bakar berapapun jumlahnya, kita bebas untuk mengambil sendiri semangkok soon beserta kuah bakso sepuasnya secara gratis. Untuk tahu dan bakso uratnya juga ambil sendiri tapi bayar ya.





Kecap Heineken ini yang membuat enak kuah bumbunya :D

Sunday, August 2, 2015

2:02 AM 0

The Colonial Tastes : Toko Oen Malang

May 2015

Ini kedua kalinya saya mengunjungi Toko Oen yang terkenal dengan es krimnya itu. Toko Oen, merupakan sebuah tempat makan yang menyajikan menu masakan Indo-Belanda dengan nuansa tempo dulu yang hingga kini masih dipertahankan ornamen dan dekorasinya seperti kursi – kursi rotan pendek dan plafon ruang yang tinggi.


Meskipun pemilik sebenarnya adalah seorang keturunan Tionghoa, namun menu masakan yang disediakan di Toko Oen, semuanya berbau Eropa. Toko Oen ini terletak di dekat alun-alun kota Malang dan di seberang gereja Katedral.
black forest toko oen malang

sandwich toko oen malang

Jika kali pertama saya hanya mencicipi es krimnya, kali ini saya juga mencicipi sandwich dan black forest cake-nya. Cukup lama pesanan saya datang dikarenakan pengunjung cukup ramai sore itu. Pelayannya memakai seragam seperti pakaian kaum pribumi zaman Hindia Belanda (safari putih) dan berpeci. Kabarnya si Bapak ini juga fasih berbahasa Belanda dikarenakan banyak turis Belanda yang berkunjung ke tempat ini.

Harga es krim dan makanannya cukup mahal dan untuk rasa es krimnya mirip dengan es krim Ragusa. Manisnya pas, tidak menimbulkan rasa eneg dan langsung terasa lumer ketika masuk ke dalam mulut. Rasa es krimnya tergolong biasa dibandingkan dengan es krim pada jaman sekarang yang lebih terasa susu dan krimnya. 

Selain makanan berat dan es krim tersedia juga kue kering, roti dan pastries dengan resep tradisional, berbagai camilan seperti  sus, lemper, risoles.
2 tahun lalu

Friday, July 24, 2015

9:44 PM 0

Ngebakso di Malang

May 2015

Jika sudah sampai Malang tidak boleh terlewat mencicipi bakso, karena kota ini terkenal dengan baksonya. Menikmati udara Malang yang sejuk memang pas dengan ditemani semangkok bakso yang lezat. Dari airport tujuan pertama kami adalah Bakso President.


Warung bakso ini tepat berada disamping rel kereta api. Sangat dekat dan tanpa pembatas sama sekali. Untuk sampai ke dalam warung bakso ini, kita harus menyeberang rel kereta api terlebih dahulu. Di dindingnya banyak terdapat foto-foto artis yang pernah makan di sini. Untuk memesannya kita yang harus mendatangi kasir untuk pesan mau bakso apa, tidak ada waiter yang akan mendatangi meja kita.

bakso president malang
Pilihan baksonya cukup beragam, ada bakso biasa, bakso urat, bakso telur, siomay, bakso bakar dan bakso goreng, bisa pilih satuan atau paketan. Kuahnya enak dan harganya tidak terlalu mahal (dibanding di Jakarta :D), kisaran Rp 10.000,- s.d. 22.000,- 

Wednesday, March 4, 2015

4:16 PM 0

IKEA Bistro & Cafetaria

Dec 2014
 
The wait is over, been waiting for months to taste the Swedish Meatballs after we ran out on the first visit. IKEA Cafetaria  is a self-service restaurant, where customers queue up to take a trolley and tray, going to the different sections to order their food.

We decided to have the meatballs and the salmon as our mains this time, as we have tried baked chicken leg with dill sauce and penne pasta tomato sauce. Additionally we also took a full bowl for mushroom soup, chicken siomay and cheese cake.

Swedish Meatballs 
The gravy was not really impressive, and the meatballs not that wow. The meatballs are locally produced and halal.

Baked Chicken Leg with Dill Sauce
The chicken was super tender and juicy, also well-seasoned, love the dill sauce.

Penne Pasta Tomato Sauce
Penne served with basic tomato sauce. The penne was al dente, the oregano was a bit too strong for me.

Poached Salmon with Chives Sause
A generous serving of salmon was given but a bit tasteless.

Mushroom Soup
A warm mushroom soup with the right consistency of texture, but the taste a bit bland.
 
The Swedish Food Market is on first floor where you can buy some imported food stuff from Sweden, likes fruit jams, biscuits, ginger snaps, cheese balls. 

The bistro is located on the first floor, right next to the Swedish Food Market, where you can buy the soft serve ice cream, hot dogs, soft drinks, buns.