Showing posts with label Indonesia - Babel. Show all posts
Showing posts with label Indonesia - Babel. Show all posts

Wednesday, May 22, 2013

8:37 PM 1

Gereja Katedral Pangkalpinang

April 2013
Saat mengunjungi Bangka saya berkesempatan untuk mengikuti misa di Gereja St. Yosef Pangkal Pinang. Gereja ini berlokasi di Jl. Gereja Kota Pangkal Kemenangan 91. Seperti kebanyakan Gereja Katedral lainnya, bangunan dan interior gereja nya sudah berumur cukup tua. Bersebelahan dengan gereja ada kompleks Sekolah Budi Mulia (TK-SMP) dan bagian depannya ada kompleks ruko/pasar.

Misa Hari Minggu Paskah IV bertepatan dengan minggu panggilan, pada homilinya pastor menceritakan sekilas tentang sejarah berdirinya keuskupan Pangkal Pinang yang ternyata selain mencakup wilayah Bangka dan Belitung juga sampai ke Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau. Kenapa bisa jadi satu keuskupan ya, apa KepRi & BaBel dekat?
Gereja ini telah menghasilkan imam projo pertama kelahiran Pangkalpinang yaitu Pastor Mario John Boen. Saat ini putra daerah asli yang telah menjadi pastor terbilang masih sedikit, melalui minggu panggilan diharapkan umat untuk ikut serta mendoakan supaya banyak anak-anak muda yang tergerak untuk menjadi imam termasuk anak-anak mereka sendiri.

Tuesday, April 10, 2012

8:33 PM 4

Kuil Fathin San Bukit Betung

Bangka 2009

Kuil Fathin San berada di Bukit Betung Sungai Liat, sekitar 15 km dari Parai Beach Resort & Spa Hotel. Dari jalan raya sekitar 1 km lagi untuk sampai menemukan gapura / pintu masuk kuil. Di pintu masuknya tertulis ‘Wisata Alam Religi Mahayana Bukit Betung Desa Lubuk Sungailiat’. Tempat wisata religi ini terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya masuk.
Dari gapura perjalanan diawali dengan jalanan tanah yang belum di aspal hingga akhirnya bertemu dengan jalan beraspal yang terjal dan jalanannya menanjak terus. Untungnya saat itu menggunakan mobil sewaan menuju ke kuil ini, jadi tinggal duduk manis di samping Pak Supir yang sedang bekerja :p Kendaraan (mobil) bisa langsung parkir di depan kuil.

Kuil yang didominasi dengan warna merah ini berdampingan dengan sebuah batu granit besar di atasnya. Di bagian tengah ada sebuah kolam yang dihiasi dengan patung naga. Kolam ini berisi ikan-ikan  (sepertinya ikan koi) dan uang-uang logam. Uang koin dilemparkan ke kolam oleh para pengunjung dimana dipercaya melempar koin ke dalam kolam bisa mengabulkan permohonan.
Nah dari pelataran parkir kuil ini untuk mencapai puncak bukit di mana terletak Patung Dewi Kuan Yin dan Patung Budha sedang duduk menghadap Kota Sungai Liat harus melewati sekitar 300 anak tangga ;) Aroma lidi sembahyang yang dibakar sudah tercium di sepanjang anak tangga. 
Sebelum sampai di Kuil Dewi Kuan Yin, harus melewati sebuah gua yang di dalamnya terdapat patung naga dan mata air suci yang mengalir dari mulut sang naga. Mata air ini dipercaya dapat membuat awet muda bagi mereka yang membasuh wajah dan atau tubuhnya di sini. Di gua ini juga terdapat banyak sekali lilin berwarna merah yang dibakar. Dari luar terlihat gua diselimuti kabut yang berasal dari asap lilin dan garu yang dinyalakan tadi yang dapat membuat pedih mata.

Saturday, March 17, 2012

6:42 PM 2

Pasir Putih Parai

Bangka 2009

Setelah bertahun-tahun saya berkesempatan untuk kembali menjejakkan kaki di Pulau Bangka. Memori kunjungan di Pulau ini sewaktu masih kecil sama sekali tidak berbekas X_X. Bersama dengan teman (dan temannya teman) dengan total 9 orang kami mengambil liburan tiga hari di Bangka.

Menginap di Parai Beach Resort & Spa, hotel bintang 4 yang dimiliki oleh El Jhon Group. Di sinilah Pantai Parai berada. Pantai Parai adalah pantai paling populer dan eksklusif di Provinsi Bangka Belitung. Tepatnya berlokasi di kota Sungailiat yang berjarak kurang lebih 1 jam menggunakan mobil dari airport Depati Amir Bangka. 

Karena Pantai Parai tidak dikelola oleh pemerintah tetapi ditangani secara profesional oleh pihak swasta maka ada tiket masuk yang harus dikeluarkan untuk mengunjungi pantai ini, yaitu sekitar Rp 25.000,-. Kecuali anda menginap di Parai Beach Resort & Spa maka bebas main di pantai ini sesuka hati.
sunset
Sore hari saat kami sampai hujan turun, rencana main air di pantai pun terpaksa dibatalkan karena ombak cukup tinggi. Akhirnya beralih ke kolam renang hotel. Saat ini hanya kami yang berada di kolam renang, penghuni lainnya pasti sedang asyik berteduh di kamar..hahahaa..
awan hitam
Di ujung kiri pantai, terdapat gugusan bebatuan yang ditata indah yaitu Rock Island. Pada malam hari pengunjung dapat bersantai menikmati hidangan lezat dan minuman bar di The Rock Island Grill and Bar, sambil mendengarkan deburan ombak yang menerpa bebatuan besar di sekitar restoran tersebut. Akses menuju Rock Island ini adalah melalui sebuah jembatan dengan lampu-lampu di kiri kanannya.
Pantai Parai bersih (mungkin karena private beach) dengan pasir putihnya yang menawan. Batu-batu granit berukuran besar bertebaran sepanjang pantai, sangat cocok untuk photo-photo bernarsis ria :D
Jika anda tidak narsis jangan khawatir pihak hotel menyediakan aneka permainan air seperti banana boat dan parasailing ataupun diving untuk menikmati keindahan terumbu karang. 

Hanya sayang Pantai ini sangat panas, mataharinya terik sekali...seandainya ada pantai yang sejukk pasti saya akan lebih suka ke pantai d...heehee 8->

Saturday, February 11, 2012

10:40 PM 0

Taman Bunga Teratai Dewi Kuan Yin

 Feb 2009

Berada di kaki bukit desa Jelitik Kecamatan Sungai Liat Propinsi Bangka. Sebuah pemandian alami yang sejuk dari sumber mata air yang mengalir dari atas bukit. 
Airnya konon mempunyai khasiat untuk kesehatan tubuh dan kecantikan (awet muda). Sumber airnya tidak mengandung timah meskipun Pulau Bangka identik dengan tambang timahnya.
Tempat ini tenang, nyaman dan damai. Dikelilingi beberapa kolam mandi dan dihiasi taman bunga teratai yang indah dan bila sedang berbunga tercium harum bunganya.
altar dewi kuan yin

Friday, February 10, 2012

10:00 AM 1

Gua Maria Belinyu

Gua Maria di Belinyu ini bernama Gua Maria Pelindung Segala Bangsa. Dibangun di atas sebuah bukit yang bernama Bukit Mo Thian Liang yang berarti Bukit Menggapai Langit. 
Perjalanan dari kota Pangkal Pinang sekitar 2 jam. Saat itu cuaca cukup panas walaupun di sekitar banyak pohon-pohon, mungkin udara pinggir laut yang mempengaruhi ya.

Perjalanan ziarah ke Gua Maria ini dilakukan tahun 2009 lalu saat trip ke Bangka. Walaupun ceritanya pulang kampung, tetapi pengalaman tentang Bangka sama minimnya dengan teman-teman yang lain. Terakhir kali menginjakkan kaki di pulau ini adalah saat TK yaitu berpuluh tahun lalu, sama sekali tidak ada yang bisa diingat X_X
Ceritanya proses pembangunan Gua Maria ini melalui mimpi iman yang dialami Pastor Marcel Arnould MEP .Dalam mimpinya Beliau bertemu dengan Bunda Maria yang memintanya untuk mendirikan rumah Bunda di bukit sekitar situ. Bunda Maria berpesan nanti setelah digali tanah bukit akan ditemukan beberapa batu. Setelah itu dimulailah penggalian tanah untuk pendirian Gua Maria. Dan memang ditemukan batu yang sekarang berada di depan patung Bunda Maria.